PENGEMBANGAN PROGRAM PROMOSI KESEHATAN BERBASIS KAWASAN TANPA ROKOK PADA PEKERJA TERMINAL FERRY SEKUPANG INTERNASIONAL, BATAM TAHUN 2025
PENGEMBANGAN PROGRAM PROMOSI KESEHATAN BERBASIS KAWASAN TANPA ROKOK PADA PEKERJA TERMINAL FERRY SEKUPANG INTERNASIONAL, BATAM TAHUN 2025
Oleh : Andri Repelita, SKM, M.KKK*
Indonesia merupakan negara dengan jumlah perokok tertinggi ketiga di dunia, dengan prevalensi yang terus meningkat, terutama pada kelompok usia produktif. Pelabuhan Ferry Sekupang Internasional Batam sebagai pintu gerbang transportasi memiliki tingkat perokok yang signifikan, yaitu 51,57% pada pekerja laki-laki. Rendahnya kesadaran akan bahaya rokok dan belum adanya program pengendalian yang terstruktur menjadi dasar perlunya intervensi promosi kesehatan. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran pekerja dan pengguna pelabuhan tentang bahaya rokok, menurunkan angka perokok, serta mewujudkan lingkungan pelabuhan yang bersih dan sehat melalui penetapan Kawasan Tanpa Rokok (KTR).
Metode Pelaksanaan
Program menggunakan pendekatan komprehensif yang meliputi : 1. Sesi Kelompok: Penyuluhan kesehatan bulanan, diskusi interaktif, dan pencanangan deklarasi Pelabuhan Tanpa Asap Rokok. 2. Konsultasi Individu: Bimbingan personal bagi perokok yang ingin berhenti. 3. Pendekatan Komunitas: Advokasi kepada pimpinan instansi, pembentukan komite KTR, sosialisasi kebijakan, serta pengawasan dan penegakan sanksi. .
Target dan Evaluasi
Target dan Evaluasi: Target utama adalah perubahan sikap dan perilaku pekerja terhadap rokok serta kepatuhan terhadap aturan KTR. Evaluasi dilakukan secara berkala (4–6 bulan) dan jangka panjang (1–3 tahun) melalui pemantauan langsung, wawancara, dan kajian kebijakan. Indikator keberhasilan meliputi adanya kebijakan tertulis, pemasangan tanda larangan merokok, tersedianya ruang khusus merokok, serta tidak adanya pelanggaran di area pelabuhan.
Kesimpulan
Program promosi kesehatan ini dirancang sebagai upaya berkelanjutan untuk menciptakan lingkungan kerja yang sehat, melindungi masyarakat dari paparan asap rokok, dan meningkatkan produktivitas pekerja di Pelabuhan Ferry Sekupang Internasional Batam.
*Entomolog Kesehatan Ahli Madya Balai Besar Kekarantinaan Kesehatan Batam